Search for:
3 Rekomendasi Tempat Camping di Bandung, Bisa Hilangkan Penat Sejenak

Camping atau berkemah menjadi salah satu aktivitas yang dapat kau pilih untuk mengisi waktu libur. Manfaatnya sendiri, bisa merelaksasi pikiran serta tubuh sebab merasakan estetika alam secara segera.

Bandung, menjadi tempat yang punya daerah camping menawan dan harus kau kunjungi bersama orang-orang terdekat. Nah, berikut ini ada 3 rekomendasinya.

1. Glamping Lakeside Rancabali

Terletak di Jl. Raya Ciwidey, Glamping Lakeside Rancabali memberikan panorama asri dan udara yang segar. Pastikan menggunakan pakaian tebal sebab pada ketika berkabut, udara menjadi kian dingin.

Daerah ini menawarkan bermacam-macam jenis fasilitas camping mewah yang membikin pengunjung merasa nyaman. Ada juga wahana permainan seperti offroad, rafting, sampai mendayung perahu bebek di danau.

Bagi yang bersuka cita berkebun, terdapat pula fasilitas memetik buah stroberi dari kebunnya serta menjelajah perkebunan teh. Wisata camping disini seolah membawamu pada kehidupan zaman dahulu.

Glamping Lakeside Rancabali menyediakan fasilitas penginapan, adalah Sayang Heulang Resort, Lakeside Tent Resort, Family Tent Resort, dan Keong Tend Resort.

Mereka buka tiap-tiap hari pada pukul 08.00 – 17.00 WIB untuk liburan dan 24 jam untuk penginapan. Di mana waktu check in di pukul 14.00 WIB dan checkout 12.00 WIB. Sementara itu, tarif yang perlu dikeluarkan yaitu sebagai berikut:

Harga karcis masuk: Rp25.000
Harga karcis terusan (telah termasuk wahana): Rp50.000
Harga glamping: mulai dari Rp1.500.00-Rp2.000.000

2. Ranca Upas

Masih di Jl. Raya Ciwidey, ada daerah camping bernama Ranca Upas. Sebagian kegiatan yang dapat dilaksanakan di sana antara lain camping, memberi makan rusa, outbond, selfie dan berendam di kolam air panas.

Untuk liburan, Ranca Upas buka tiap-tiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB dan 24 jam untuk perkemahan. Sementara itu, berikut info berhubungan tarif yang perlu dikeluarkan.

HTM: Rp25.000/orang
Kolam renang: Rp20.000/orang
Camping: Rp35.000/malam
Parkir motor: Rp15.000
Parkir kendaraan beroda empat: Rp25.000

3. Dusun Bambu


Dusun Bambu terletak di kaki Gunung Burangrang dan menawarkan udara teduh serta estetika arsitektur khas tradisional Sunda. Awalnya, daerah ini yaitu lahan pertanian yang tak lagi digunakan.

Melainkan, pada tahun 2008, wilayah hal yang demikian diubah menjadi konservasi bambu dan daerah liburan untuk camping dengan luas 15 hektar.

Dusun Bambu menawarkan berbagai fasilitas Slot Gacor untuk liburan keluarga dan honeymoon. Disana, kau dapat merasakan panorama danau, sungai, tanaman-tanaman, dan pohon-pohon rindang. Ada pula kafe lokal khas Sunda.

Tempai ini buka tiap-tiap hari selama 24 jam dengan waktu check in pada 14.00 dan checkout di jam 12.00 esok harinya. Harga karcis masuknya free, melainkan ada sebagian yang perlu dikenakan tarif, seperti:

Kancah playground si kecil: Rp50.000/orang
Sewa sampan: Rp20.000
Parkir motor: Rp15.000
Parkir kendaraan beroda empat: Rp25.000
Harga glamping: mulai dari Rp1.275.000-Rp2.500.000
E-Scooter: Rp20.000
Ez-Go: Rp130.000
Sepeda Bamboo: Rp30.000
Paket Photo: Rp40.000
Paket Video Drone: Rp150.000

Daerah Camping Mengasyikan dan Populer di Bermacam-macam Negara

Berbincang-bincang soal daerah camping yang mengasyikan dan populer di bermacam-macam negara, kita mungkin akan teringat dengan https://www.jasperspub.com/ deretan gunung di dunia yang jadi unggulan pendaki. Membayangkan, bagaimana rasanya bila dapat menginjakkan kaki di gunung itu, dan berkemah di sana. Gunung memang menjadi salah satu destinasi terbaik bagi pecinta aktivitas outdoor. Mulai dari hiking, trekking, mountain climbing, sampai camping.

Tetapi sebelum membahas lebih lanjut seputar daerah camping paling mengasyikan di bermacam-macam negara, ada hal penting seputar gunung yang perlu kita kenal. Kecuali Natal dan Tahun Baru, di bulan Desember kita juga memperingati International Mountain Day. Peringatan International Mountain Day ini disepakati oleh Food Agriculture Organization (FAO) di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Penasaran, bagaimana sejarah International Mountain Day? Just keep scrolling!

Mengetahui Sejarah International Mountain Day

Peringatan International Mountain Day atau Hari Gunung Internasional bermula pada 1992 silam. Pada dikala itu, konferensi PBB seputar “Lingkungan dan Pembangunan” meramalkan cara kerja rencana berkaitan “Mengelola Ekosistem yang Rapuh: Pembangunan Gunung yang Berkelanjutan”. Kemudian pada tanggal 11 Desember 2001, PBB menghasilkan tahun 2002 sebagai International Year of Mountains untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pegunungan. Peringatan ini sudah dilegalkan di markas PBB New York, Amerika.

Pada tanggal 20 Desember 2002, FAO di bawah PBB memutuskan tanggal 11 Desember sebagai International Mountain Day. Kemudian pada 2003, peringatan hal yang demikian dirayakan untuk pertama kalinya. Tujuan dari peringatan International Mountain Day ialah untuk menyokong kelompok sosial internasional supaya menyokong pembangunan gunung secara berkelanjutan. Di sisi lain, peringatan ini juga digelar untuk menyokong pemerintah agar mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sanggup meringankan kehidupan keras masyarakat di pegunungan.

Perlu dikenal, bahwa iklim global yang meningkat menyebabkan perubahan yang besar bagi kehidupan di sekitar gunung. Sedangkan, gunung sudah menjadi rumah bagi 15% populasi dunia yang menampung sekitar separo biodiversitas dunia. Dan segala kehidupan di dunia memerlukan sumber air, kekuatan, sampai pangan dari gunung. Dikala iklim global terus meningkat, karenanya masyarakat pegunungan akan menghadapi pengorbanan besar untuk bertahan hidup. Gletser gunung yang mencair dalam tingkat rawan akan memengaruhi pasokan air bagi jutaan manusia. Dan tentunya, kehidupan yang bertumpu pada gunung mengalami ancaman besar.

Startup Ini Padukan IoT yang Bikin Kemping Canggih

Startup Bobobox mewujudkan new normal destination di masa pandemi dengan menghadirkan Bobocabin. Pelancong dapat berkemah di alam yang ditemani teknologi canggih, tapi konsisten aman.
Bobocabin yaitu produk akomodasi terkini yang diluncurkan Bobobox menganut konsep elevated camping, yang akan memberikan pengalaman baru, berupa berkemah dengan memadukan teknologi Dunia of Things (IoT), serta dibumbui panorama alam di sekitarnya.

Ketidakhadiran Bobocabin melengkapi portofolio Bobobox sebagai startup property-technology, di mana sebelumnya telah ada hotel kapsul dan co-living alias Boboliving yang diluncurkan Desember lalu.

“Lewat penemuan terkini kami dalam format Bobocabin, kami berkeinginan ikut serta serta berkolaborasi dalam semua upaya lintas sektoral dalam memulihkan ekonomi, secara khusus sektor pariwisata yang betul-betul terdampak oleh pandemi,” ujar CEO dan Co-Founder Bobobox Indera Gunawan dalam siaran persnya, Senin (15/2/2021).

Bobocabin yang dirancang dengan desain elegan dan dukungan teknologi, dapat jadi solusi bagi pelancong untuk merasakan waktu lengang, tetapi juga konsisten aman, seperti pandemi yang ketika ini terjadi.

“Eksistensi Bobocabin diinginkan bisa ikut serta serta dalam mewujudkan kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar dan juga ikut serta serta memajukan industri pariwisata dengan mengedepankan keberlanjutan, bagus dari segi sosial, ekonomi, ataupun lingkungan,” tutur Indera.

Untuk tahap permulaan, Bobobox menghadirkan Bobocabin di lahan seluas masing-masing 1,26 Ha di Wana Tamasya Rancaupas dan 1 Ha di Green Grass Cikole, yang keduanya milik Perhutani. Di daerah itu juga tersedia fasilitas WC dan zona pendorong lainnya.

Bobobox merancang Bobocabin dengan mengadopsi desain modular futuristik. Fasilitas penginapan ini bisa memuat dua orang dewasa dan satu si kecil-si kecil dengan konsisten melihat jaga jarak lahiriah.

Menetapkan keamanan di masa pandemi, tiap-tiap kabin dibangun dengan melihat jarak yang cukup antar bangunan. Kecuali menyokong privasi dan kenyamanan pengunjung, hal ini guna memutuskan protokol kesehatan. Bobobox menceritakan di zona awam, lobi dan WC dibersihkan tiap-tiap jam, kemudian pengaplikasian 3M, sampai penyediaan hand sanitizer.

Bobobox sudah mengimplementasikan contactless experience melewati penerapan teknologi IoT dalam mengoperasikan hotel kapsul, dan ini juga yang dipakai untuk operasional kabin, salah satunya pemanfaatan fitur QR Code saat membuka pintu.

IoT bahkan disematkan untuk mengendalikan fitur-fitur yang di dalamnya, seperti smart glass window, lampu, pintu, dan bluetooth audio speaker yang dapat dikuasai dari hand phone pengunjung.

Bobobox menawarkan Bobocabin dengan biaya di bentang Rp 450 ribu hingga Rp 500 ribu untuk per harinya. Beratensi menginap di sana ?

Penat, Camping Ground “Sedin Bangket” Dapat Jadi Alternatif

Covid-19 melandai. Kesibukan warga dilonggarkan. Geliat pariwisata juga mulai menonjol. Bertamasya yaitu keperluan warga sesudah sibuk menjalani rutinitas. Daerah-daerah tamasya berbasis alam terbuka menjadi opsi. Di Lombok Barat sekarang banyak menjamur daerah-daerah tamasya baru yang menawarkan kenyamanan pelancong menyatu dengan alam.

Healing di alam terbuka juga menjadi opsi sebab biayanya relatif murah. Warga menyulap kebun dan pelataran mereka menjadi daerah tamasya berkemah (camping ground) , komplit dengan beraneka paket yang dapat dipilih pengunjung. Adanya kebijakan pemerintah tempat yang menunjang tumbuhkembang desa tamasya membikin warga makin kreatif mencari penghasilan dari sektor tamasya.

Situs judi Slot Gacor yang memang saat ini sedang mengalami kepopuleran saat ini, yang juga akan memberikan kemenangan yang besar dan juga hadiah yang melimpah.

Di Desa Langko Kecamatan Lingsar, contohnya, sebagian destinasi tamasya baru timbul. Ada camping ground “Sedin Bangket” yang baru berdiri namun telah ramai pengunjung. Pemiliknya yaitu Rifal Hariadi. Dia memanfaatkan lahan sebagian are persis di tepi kali yang gampang diakses dari jalan utama. Fasilitasnya komplit seperi kamar mandi, titik selfie dan lain-lain. Dari daerah ini, pengunjung dapat merasakan estetika areal persawahan. “Baru promo di media sosial, namun yang datang berkemah telah banyak. Bila akhir minggu ada saja yang booking, ” ungkap Rifal terhadap koran ini ketika berkunjung, Senin (25/7).

Rifal yaitu seorang member Polri yang tengah belajar merintis usaha pariwisata. Dia berdaya upaya merintis usaha ini diawali ketika perhelatan MotoGP Mandalika lalu. Ketika itu, banyak pelancong yang tak kebagian menginap dan berkemah di daerah terbuka. Ucap saja camping ground Gunung Jae Narmada yang waktu itu penuh oleh tetamu MotoGP. Dari sana dia berdaya upaya dirinya dapat membikin daerah serupa sedangkan dengan modal lahan yang tak terlalu luas. ” Kini orang lagi bersuka ria tenda bersama keluarga. Camping Ground “Sedin Bangket” ini dapat jadi opsi, ” ungkapnya.

Pelancong tinggal datang. Pemilik menyediakan kemah komplit dengan alat-alat memasak. Pengunjung juga dapat mengorder paket makanan jadi layak selera. Satu unit kemah disewakan seharga Rp 150 ribu per malam. Lokasi ini, kata Rifal, memang masih butuh penyempurnaan, terpenting untuk mengkaitkannya dengan lokasi-lokasi tamasya menarik yang ada di Kecamatan Lingsar. Ya, Lingsar memang dapat dikatakan sentra tamasya alam. Sesudah berkemah di sini, pengunjung dapat mendatangi sentra duren di Desa Karang Bayan, atau mendatangi website bersejarah Pura Lingsar yang ada di Desa Lingsar.

Liburan camping ground memang tengah menggeliat. Di Gunung Jae Narmada, tamasya seperti ini membikin perekonomian warga membaik. Di Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung, ada juga sentra masakan yang dipadukan dengan konsep camping ground.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, HM. Fajar Taufik, mengatakan menjamurnya daerah tamasya tenda tak lepas dari janji pemerintah tempat memajukan desa tamasya. Ada ratusan desa tamasya di Lombok Barat yang ditunjang memaksimalkan potensi lokalnya masing-masing, termasuk potensi estetika alam. “Kini warga kian kreatif mewujudkan kesempatan tamasya. Mereka sadar bahwa orang butuh bertamasya. Mereka lalu membikin daerah-daerah yang dapat dikunjungi. Kunci pariwisata yaitu kreativitas, ” ungkap Fajar.(git)

6 Tips Camping di Pantai untuk Berkemah dengan Nyaman

Akhir-akhir ini banyak orang mulai mengerjakan kesibukan camping atau berkemah. Lokasi berkemah malah tak cuma di gunung, melainkan juga di pantai. Sebelum kau pergi berkemah di pantai, simak kiat camping di pantai yang akan dibahas di tulisan ini supaya kesibukan berkemah menjadi nyaman.
Mengutip dari situs pariwisata, kesibukan berkemah ialah salah satu kesibukan yang dapat dikerjakan untuk mengisi waktu lowong. Khususnya jikalau sedang libur atau di akhir minggu. Berkemah sambil merasakan panorama laut yang biru tentu menjadi kesibukan yang seru.

6 Kiat Camping di Pantai untuk Berkemah dengan Nyaman

Sebelum pergi berkemah, simak kiat camping di pantai supaya konsisten nyaman melewati uraian berikut ini.
1. Cari pantai yang aman untuk berkemah
Hal pertama yang mesti dikerjakan supaya camping menjadi nyaman yaitu tentukan pantai yang akan menjadi lokasi berkemah. Pastikan pantai yang menjadi tujuan kau ialah pantai yang aman untuk berkemah.
2. Tentukan berapa hari dan dengan siapa akan berkemah
Kiat camping di pantai selanjutnya yaitu tentukan akan berapa hari kau berkemah dan berapa orang yang akan ikut serta serta. Hal ini perlu dikerjakan supaya dapat menyiapkan kemah dengan kapasitas yang layak dan bermacam-macam kelengkapan lain supaya tak ada yang kurang.
3. Cek prakiraan cuaca
Jangan lupa untuk mengecek prakiraan cuaca terutamanya dulu. Pastinya kau berharap berkemah di cuaca yang baik dan tak hujan supaya dapat mengerjakan bermacam-macam kegiatan di ruang terbuka dengan lebih leluasa.
4. Persiapkan kemah dan alat memasak
Hal yang paling penting, jangan lupa untuk mempersiapkan kemah dan alat memasak untuk berkemah. Persiapkan kemah layak dengan jumlah orang yang ikut serta serta dan bermacam-macam aksesoris lain seperti matras dan sleeping bag. Jangan lupa membawa kompor dan wadah penyimpanan serta alat memasak yang lain supaya mempermudah saat progres memasak nanti.
5. Persiapkan pakaian ganti
Hal selanjutnya yang tak keok penting yaitu persiapkan pakaian ganti yang cukup. Kau pasti berharap berenang dan mencoba bermacam-macam kegiatan di pantai yang akan membikin pakaian berair. Jadi pastikan membawa pakaian ganti yang cukup.
6. Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup
Terakhir persiapkan bekal makanan dan minuman serta obat-obatan yang cukup. Bawa snack untuk camilan dan makanan instan untuk memudahkan progres memasak. Makanan instan juga tak gampang basi jadi tak perlu penyimpanan khusus.
Itulah kiat camping di pantai untuk berkemah supaya konsisten nyaman. Jangan hingga ada yang terlewat dan pastikan segala kebutuhan dan kebutuhanmu telah dibawa. Semoga info ini menolong kau yang akan berkemah di pantai ya.

Camping Pantai Di Taman Nasional Khao Sam Roiyod

Mendatangi daerah baru dan berkemah di situ senantiasa menarik. Menarik sebab entah kejutan apa yang ada di daerah itu yang lazimnya lebih hebat dari yang tertulis di brosur-brosur. Sesudah berkelana ke sebelas provinsi dan berkemah di tepi hutan, di gunung, di tepi sungai dan danau, menarik untuk mencoba sesuatu yang baru di provinsi selanjutnya. Berkemah di tepi pantai merupakan pandangan baru yang menarik dan rujukan yang masuk ke aku: pantai Laem Sala di Khao Sam Roi Yot (enaknya aku singkat KSRY), distrik Pranburi, provinsi Prachuap Khiri Kan, provinsi ke duabelas aku di Thailand.

Sesudah informasi lapangan singkat di dunia maya dan tak menemukan sistem yang efisien bagi seorang solo traveler yang mengandalkan kendaraan awam, karenanya agenda buatan sendiri disiapkan. Ini rancangan sistem aku menuju ke lokasi yang berjarak sekitar 4 jam ke arah selatan dari Bangkok itu. Ambil bis dari Bangkok (terminal selatan di Taling Chan) dan turun di Hua Hin, lalu sewa motor di Hua Hin dan lanjut ke KSRY. Sangkaan waktu: Bangkok-Hua Hin 3 jam (bis), Hua Hin-KSRY 1 jam (sepeda motor). Kertas agenda dilipat, pilih sebuah akhir minggu, dan perjalanan diawali.

Sesudah membayar karcis bis 150 baht dan mengapung di atas bis selama 3 jam, aku turun di tengah kota Hua Hin sebelum bis itu berbelok ke kanan, ke arah terminal. Aku pernah datang ke kota kecil di pinggir pantai yang dibanjiri orang asing ini bersama istri. Tidak susah untuk mengingat ke mana aku seharusnya berjalan sesudah turun dari bis itu: ke menara jam. Di situ ada kantor info liburan.

Sesudah mendapat info secukupnya, termasuk di mana aku dapat menyewa motor, aku mulai berburu motor sewaan itu. Tidak jauh dari menara jam hal yang demikian ada wat yang di belakangnya ada gang yang di gang itu berjejer restoran-restoran dan beberapa pemiliknya juga berbisnis penyewaan sepeda motor dan kendaraan beroda empat. Aku berjalan membelah halaman wat itu dan keluar di pintu belakang yang menghadap gang yang dimaksud. Tidak jauh dari pintu keluar itu, aku menerima motor aku: Yamaha Mio bergigi otomatis yang kelihatannya lumayan. Si pemilik mengkopi paspor aku, aku membayar 150 baht, dan motor itu jadi milik aku untuk 24 jam selanjutnya.

Annapurna Base Camp (ABC) di Nepal

8 April 2018, pas setahun pendakian aku ke Annapurna Base Camp (ABC) di Nepal. Aku seakan bernostalgia dengan peristiwa-peristiwa mengasyikan yang aku natural, malahan sampai ketika ini aku masih mengingat tiap detik ketika menapakkan kaki di sana. Memang sih, cuma hingga ke base camp-nya saja, tak ke puncaknya. Cuma pendaki profesional yang diizinkan meneruskan perjalanan ke puncak sebab risikonya benar-benar tinggi. Aku sih sadar akan kecakapan lahiriah aku sendiri, jadi tidak berharap muluk-muluk hingga ke puncak.

Perjalanan ke ABC yaitu mimpi aku semenjak lama. Semuanya bermula dari ketika aku menonton film Vertical Limit (2000) yang menyebutkan seputar pendakian gunung es. Sebetulnya aku berharap sekali mendaki Carstensz Pyramid di Papua, namun sesudah baca-baca ulasan-nya aku jadi mengurungkan niat dan lebih memilih ke ABC. Kecuali jalanan yang susah dan cuma dapat didaki oleh pendaki profesional, tarif yang mesti dikeluarkan untuk hingga ke Puncak Jaya malahan cukup mahal. Jadi, lebih bagus aku memilih jalanan pendakian yang “ramah turis” dan tidak terlalu menyakiti dompet

Nah, lewat artikel ini aku berharap berbagi pengalaman sekalian kiat untuk kau yang juga berharap menjalankan pendakian ke Annapurna Base Camp tanpa menerapkan jasa guide atau porter. Simak, yuk!

1. Lakukan riset mendalam seputar destinasi yang kau tuju

Sebelum menjalankan perjalanan, penting sekali bagi kau untuk menjalankan riset seputar destinasi tujuanmu. Mulailah dengan mencari tahu seputar biaya angkutan awam, penginapan, dan resto yang tersedia, serta tarif dan prasyarat yang mesti kau siapkan untuk mengurus visa dan izin mendaki. Dengan riset ini kau dapat mengenal kisaran uang yang mesti kau persiapkan untuk perjalananmu. Untuk ke ABC sendiri, jangan lupa mencari tahu soal jalanan pendakian beserta kekurangan dan kelebihannya ya!

2. Pilih waktu terbaik untuk mendaki dan persiapkan peralatan pendakian

Musim terbaik untuk mendaki ABC yaitu pada bulan April-Mei dan September-November. Di waktu hal yang demikian cuaca relatif cemerlang dan lebih hangat ketika musim dingin serta lebih menantang ketika sedang bersalju. Aku menentukan berangkat ke Nepal pada bulan April 2017 dan sengaja memilih waktu mendaki yang paling “aman” sebab berharap memangkas budget dengan tak menerapkan jasa guide atau porter. Jalanan ABC sendiri relatif aman dan tersedia banyak penginapan serta resto di tiap-tiap desa sehingga aku tak perlu membawa barang terlalu banyak. Siapkan saja baju penghangat, baju hangat, sleeping bag, camilan, obat-obatan pribadi, dan yang lebih-lebih uang yang cukup untuk menginap dan makan!

Gletser Gunung Everest Mencair, Base Camp Pendaki Mulai Dipindah

Nepal tengah berusaha memindahkan base camp Gunung Everest sebab adanya potensi gletser yang mencair dan kesibukan pendaki yang kian tak aman. Dikenal dikala ini base camp Gunung Everest yang ada di Nepal berlokasi berdekatan dengan gletser Khumbu. Sebelumnya daerah perhentian permulaan pendakian Gunung Everest itu senantiasa diterapkan oleh 1.500 pendaki tiap-tiap musim pendakian diawali.

Cuma saja dikala ini diceritakan BBC, gletser Khumbu mengalami pencairan yang amat kencang. Hal itu terjadi sebab adanya perubahan iklim ekstrem dan imbas dari kesibukan manusia yang amat tinggi. Hal itu membikin Nepal berusaha memindahkan base camp ke lokasi baru. Dikala ini base camp yang telah lama diterapkan berada di ketinggian 5.364 meter. Nantinya base camp akan dipindahkan turun sejauh 200 meter sampai 400 meter. Lokasi baru itu juga diklaim ialah spot yang tak tertutup oleh es sepanjang tahun. Jadi amat tepat untuk berkegiatan, tinggal dan melaksanakan mobilisasi para pendaki.

“Kami kini sedang mempersiapkan relokasi dan kami akan langsung mengawali konsultasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Taranath Adhikari, Direktur Jenderal Departemen Pariwisata Nepal. Menurut laporan para peneliti, gletser Khumbu, seperti gletser lain yang ada di Himalaya memang secara kencang mengalami pencairan dan penipisan. Hal itu terjadi sebab adanya pemanasan global yang amat tinggi. Penelitian yang dilaksanakan Leeds University pada 2918 menceritakan bahwa gletser melepas 9,5 juta kubik meter air tiap-tiap tahunnya. Gletser juga mengalami penipisan sampai 1 meter per tahun.

“Kami menemukan bahwa tingkat penipisan es di zona base camp lebih tinggi ketimbang sebagian komponen gletser lainnya sebab mempunyai lapisan tipis bebatuan dan puing-puing batu besar,” Scott Watson, salah satu peneliti dari Leeds University.

Ia mengatakan beberapa besar gletser ditutupi oleh puing-puing berbatu. Namun ada juga zona es yang terbuka yang disebut tebing es. Sayangnya pencairan tebing es justru paling membikin gletser tak stabil. “Saat tebing es mencair seperti itu, puing-puing bongkahan batu dan bebatuan yang ada di atas tebing es bergerak dan jatuh dan kemudian mencair juga mewujudkan badan air.

Jadi kami memandang peningkatan jatuhnya batu dan pergerakan air lelehan di permukaan gletser yang dapat membahayakan,” jelasnya. Para pendaki gunung dan otoritas Nepal juga memberikan testimoni imbas dari mencairnya gletser. Sebagian di antaranya yakni sungai di tengah base camp yang kian luas meluas dari tahun ke tahun. Mereka juga mengatakan celah dan retakan di permukaan gletser timbul lebih kerap kali ketimbang sebelumnya. “Kami secara mengagetkan memandang celah-celah timbul semalaman di daerah-daerah kami tidur,” kata Kolonel Kishor Adhikari dari tentara Nepal, yang tinggal di base camp.

Perlengkapan Camping Lengkap

Si-si kecil pasti gembira jika dapat mencoba kegiatan baru selama masa wisata. Salah satu kegiatan menarik yang seharusnya dicoba yakni camping si kecil. Manfaat tenda untuk si kecil sungguh-sungguh bagus sebab bisa melatih kemandirian dan kesanggupan si kecil menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kegiatan camping bersama si kecil juga akan kian menyenangkan jika segala member keluarga dapat berpartisipasi.

Jikalau Anda sekeluarga merencanakan kegiatan tenda untuk si kecil dalam waktu dekat, jangan lupa membawa sepuluh perlengkapan penting berikut ini:

1. Kemah
Kegiatan camping tentu belum komplit seandainya tak https://marionappliancesales.com/ memakai kemah. Anda sepatutnya menyiapkan kemah yang bahannya bermutu supaya nyaman dan tak gampang rusak ketika dipakai. Sesuaikan jumlah dan ukuran kemah dengan member keluarga yang ikut serta camping. Jangan hingga kemah terlalu sempit dan membikin Anda sekeluarga merasa kurang nyaman ketika tidur.

2. Sleeping Bag
Pemakaian sleeping bag sungguh-sungguh penting untuk melindungi tubuh ketika camping. Itulah sebabnya Anda wajib menyiapkan sleeping bag yang nyaman supaya tubuh terlindungi dari perubahan cuaca dan gangguan lainnya selama tidur. Jangan memakai sleeping bag yang berair sebab hal hal yang demikian meningkatkan risiko hipotermia.

3. Matras
Meski telah mempunyai sleeping bag, matra juga sepatutnya dipakai sebagai alas tidur selama camping bersama keluarga. Matras akan membikin isi kemah terasa lebih hangat dan tubuh Anda tak bersentuhan dengan tanah secara seketika ketika tidur. Matras yang bermutu umumnya bertekstur tebal dan elastis sehingga tubuh tak terasa sakit berakhir berkemah.

4. Kompor Portable dan Gas
Kegiatan tenda untuk si kecil dan keluarga juga belum komplit tanpa disertai peristiwa memasak di alam terbuka. Anda wajib menyiapkan kompor portable dan gas untuk memasak menu-menu sehat yang simpel. Pengerjaan memasak ketika camping akan menjadi kegiatan mengasyikan yang dapat melibatkan semua member keluarga.

5. Senter, headlamp beserta baterai cadangan
Camping identik dengan menginap di alam bebas. Dalam suasana malam yang gelap, senter dan headlamp yakni hal yang penting. Usahakan untuk membawa senter atau headlamp layak jumlah orang yang camping supaya tak kesulitan ketika malam tiba.

6. Logistik atau bahan makanan jangan hingga tertinggal
Inilah bahan yang tak boleh ditinggalkan ketika camping. Sumber foto

Hakekatnya logistik tak termasuk perlengkapan, tetapi bahan, melainkan kami masukkan dalam list perlengkapan sebab pemula terpenting, kadang lupa untuk membawa bahan makanan ketika camping.

Bawalah bahan makanan yang gampang untuk dimasak dan dirasakan seperti coklat, bahan burger, kentang, sayuran, telor, dan sosis. Jikalau memungkinkan membawa beras, Kau dapat membawanya dan memasaknya bersama sahabat atau keluarga.

3 Lokasi Camping Ceria di Bogor, Budget Murah Panoramanya Cantik

PUNCAK Bogor, Jawa Barat adalah destinasi liburan alam unggulan warga Jakarta dan sekitarnya. Terdapat banyak resort, villa, homestay, malahan hotel yang dapat dipilih pelancong untuk menginap di Puncak. Melainkan, bila bosan dengan penginapan mainstream, dapat juga berkemah atau camping di Bogor.

Berkemah bisa menjadi opsi di tengah pandemi Covid-19, kecuali berada di alam terbuka dan leluasa jaga jarak, aktivitas ini juga asyik sebab dapat merasakan panorama tanpa terhalang dinding atau tembok.

Tidak heran jikalau camping ceria alias campcer akhir-akhir ini digandrungi para milenial yang berharap merasakan suasana alam terbuka.

Dirangkum Okezone dari beragam sumber, Selasa (24/11/2020), berikut 5 daerah berkemah di Bogor yang menyuguhkan panorama ciamik alam terbuka dengan budget minimalis.

1. Camping Gayatri

Camping Gayatri berada di kaki Gunung Pangrango tepatnya berlokasi di Citeko, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, sekitar 3KM dari Taman Safari Indonesia. Anda akan dimanjakan dengan panorama pegunungan di siang hari.

2. Camping Ground Gunung Bunder Halimun Salak
daerah kemping camping ceria kemcer di Bogor – Camping Ground Gunung Bunder Halimun Salak

Gunung Bunder adalah salah satu destinasi liburan di Bogor Jawa Barat yang pantas dikunjungi untuk kau yang mempunyai jiwa petualang.

Perkemahan Gunung Bunder yang berada di wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak ini, mempunyai banyak sekali Wilayah yang diwujudkan spot lokasi tenda. Salah satunya adalah Curug Seribu.

Kalau kau akan mengunjungi lokasi ini, karenanya kau akan merogoh kocek sebanyak dua kali.

Pertama, sebesar 15k untuk menjelang Wilayah Gunung Bunder dan kedua sebesar 10k untuk masuk Wilayah Curug Seribu.

Wilayah ini, pantas untuk kau yang menyukai hiking. Sebab dari daerah tenda ke Curug akan memakan waktu setidaknya 15 menit menelusuri hutan.

3. Campground Sukamantri
Campground Sukamantri – daerah kemping camping ceria kemcer di Bogor

Lokasi perkemahan ini berada di antara jurang dan tanah datar. Walaupun jalan masuk menuju lokasi masih dikatakan belum bagus, melainkan dengan pemandangan yang disuguhkan bisa membayar lunas perjalanan.

Dari puncaknya kau bisa merasakan cantiknya pemandangan pegunungan, hutan pinus, dan rasamala.

Pas berada di kaki Gunung Salak, campground ini menonjolkan pesonanya di malam dan pagi hari.

Kau akan dihibur oleh view lautan lampu kota di malahan hari. Dan suasana sunrise yang menyambutmu di pagi hari dikala membuka kemah.

Berwisata Dan Camping Di Pantai

Berwisata dan bermain di pantai memang menyenangkan. Ada tipe aktivitas yang dapat kau lakukan ketika berada di pantai, salah satunya dengan berkemah. Lalu, pantai apa saja yang pantas diwujudkan daerah berkemah bersama keluarga dan sahabat-sahabat, ya? Cari tahu bersama yuk!

Pantai akan Senantiasa Menjadi Destinasi Liburan Unggulan bagi Tiap-tiap Orang


Siapa yang dapat menolak estetika pemandangan di tepi pantai? Terutamanya dikala sang surya terbit dan karam. Belum lagi pemandangan bawah lautnya yang sungguh-sungguh unik dengan terumbu karang dan ikan berwarna-warni berenang mengitarinya.

Itu sebabnya, pantai menjadi salah satu destinasi tamasya yang kerap kali dikunjungi. Ada banyak kegiatan yang bisa dijalankan, mulai dari berenang, bermain pasir, selfie, snorkeling, malahan kemping bersama keluarga.

Bermain dan bersenang-bersuka ria, itulah yang dapat Anda lakukan bersama sahabat atau keluarga di pantai. Ini ia berjenis-jenis kegiatan bermain dan bersenang-bersuka ria yang dapat Anda lakukan.

Tentunya, wisata Anda di pantai tak akan mengasyikan kalau tak berenang. Jikalau berkeinginan memandang terumbu karang di kedalaman, Anda malahan dapat mengerjakan aktivitas diving dan snorkeling. Bayangkan rasanya berenang dikelilingi ikan-ikan yang menarik! Mengasyikan sekali, bukan?

Akan melainkan, amati pula kesehatan kulit Anda. Sebaiknya pakai baju renang yang dapat melindungi kulit dari cahaya sang surya dan iritasi dari air laut. Pakai pula sunblock supaya kulit terlindungi dari cahaya sang surya. Lihat pula keadaan air laut. Jikalau kumal atau sudah tercemar sebaiknya jangan berenang supaya tak terkena penyakit kulit.

Untuk yang menyukai olahraga ekstrem, browsing tentu menjadi aktivitas yang mengasyikan. Terutamanya kalau dijalankan di pantai yang ombaknya cukup tinggi. Tapi, Anda mesti punya kecakapan yang mumpuni dan dapat berenang untuk melaksanakannya. Akan melainkan, kalau berkeinginan browsing, Anda mesti mencari pantai dengan ombak yang cukup tinggi. Di mana tak tiap hari Anda dapat menerima ombak yang baik, melainkan cuma pada musim tertentu saja.

Tahukah Anda, kalau pengalaman kemping di pinggir pantai ialah salah satu peristiwa yang lebih mengesankan ketimbang menginap di hotel mewah. Memang, kalau kemping di pantai, Anda tak akan menemukan kasur empuk, AC, bathub, serta fasilitas lainnya. Akan melainkan, Anda akan merasakan menawannya panorama laut dan langit di malam hari yang sungguh-sungguh menakjubkan. Hidup di alam bebas dengan bebauan laut yang walaupun sedikit anyir melainkan segar.

Kemping di pinggir pantai akan lebih menyenangkan dijalankan bersama para teman atau keluarga. Kesibukan mendirikan kemah bersama dapat mempererat relasi Anda. Anda juga dapat membakar api unggun, membikin barbekyu serta berdendang dan menarikan bersama. Kesibukan berpesta Anda akan lebih berkesan. Akan melainkan, jangan lupa membersihkan segala sampahnya dikala akan pulang, ya!

Menghilangkan kepenatan tentu dapat dijalankan dengan kemping di pantai. Pikiran Anda dapat lebih refresh dengan tidur di alam bebas. Esok harinya, Anda dapat bermain dan berlari-larian di pantai, berenang, surfing serta mengerjakan berjenis-jenis kegiatan menyenangkan lainnya. Hilangkan sebentar pikiran mengenai problem Anda, jauh dari rutinitas membosankan. Dan yang terutama, Anda tak mesti mengeluarkan uang yang banyak cuma untuk menginap semalam atau dua malam di pinggir pantai.

Tak segala pantai dapat diwujudkan daerah untuk kemping. Bagus dikarenakan tingkat keamanannya, maupun keasriannya yang sudah rusak. Tapi, BP-Guide punya saran berjenis-jenis pantai yang tentunya akan mengasyikan kalau diwujudkan lokasi untuk kemping.

Pantai Teluk Hijau berada di Banyuwangi dan yaitu salah satu pantai yang pantas untuk kemping. Untuk menempuhnya memang tak gampang. Ini sebab terbatasnya jalan masuk ke wilayah pantai yang berada di Taman Nasional Meru Betiri yang letaknya terpencil. Akan melainkan, setiba di sana Anda akan menerima panorama pantai dengan estetika air lautnya yang biru.

Dikelilingi oleh hutan dengan aneka pohon-pohon dan tanaman yang rindang. Pantai ini juga mempunyai ombak yang tak terlalu besar. Aman dan menyenangkan untuk si kecil-si kecil Anda yang berkeinginan bermain air. Terutamanya sebab pasir putihnya yang lembut. Malahan, Anda dapat menemukan aneka ikan kecil di bibir pantai.

Kesibukan kemping Anda tentu akan komplit dengan acara memanggang ikan hasil pancingan Anda, yang gampang dicokok di sekitar pinggir pantai. Untuk masuk ke daerah ini memang mesti bayar. Tapi tak mahal, cukup Rp 5000 per orang.

Terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Anda dapat menemukan Pantai Klayar sesudah berjalan dari kota Pacitan ke arah barat sekitar 40 km. Anda tak akan menyesal kemping di pantai ini, sebab panorama sang surya terbenamnya sungguh-sungguh cantik.

Belum lagi adanya pohon kelapa di bibir pantai yang menjadi penghias pemandangannya. Pilihlah lahan kemping di zona atas, yang berdekatan dengan pohon-pohon untuk menghindari ombak pasang.

Esoknya, Anda dapat menjelajah Pantai Klayar. Di mana terdapat celah batu karang, yang pada ketika disantroni air laut akan menimbulkan semburan air seperti air mancur raksasa dengan ketinggian sampai 10 meter. Menuju lokasi Pantai Klayar sungguh-sungguh gampang, sebab sudah terdapat papan pertanda ke lokasi.

Bermalam di Sahara, Gurun Panas Terbesar di Dunia

Gimana, ya, rasanya bermalam di Gurun Sahara, gurun panas terbesar di dunia? Salah satu Wegonauts Indonesia, Mega Putri Caesaria, berkesempatan bertualang di gurun yang suhunya dapat menempuh 40 derajat celsius di siang hari ini. Yuk, simak ceritanya!

Sepuluh Jam Perjalanan Menuju Sahara

Petualangan Mega di Gurun Sahara bermula dari liburannya di Maroko bulan Oktober lalu. “Lazimnya, jikalau berharap ke Sahara (dari Maroko-red), berangkat dari Marrakech sebab lebih dekat daripada dari Fez,” ujarnya. Fez sendiri yaitu kota yang juga ramai dikunjungi turis seperti Marrakech.

Perjalanan Mega dan 7 sahabatnya menuju Gurun Sahara dicapai dalam waktu 10 jam dengan kendaraan beroda empat. Padahal jikalau berangkat dari Fez, butuh sekitar 12-13 jam sebelum hingga ke Gurun Sahara. Sambil bercerita, Mega menonjolkan foto-foto selama perjalanan yang tak keok indah dibanding Gurun Sahara itu sendiri.

Perjalanan ke Sahara diawali pagi hari. Dikala sang surya mulai meninggi, Mega dan kawan-kawan melintasi Tizi Atlas. Sejauh mata melihat, yang menonjol di sana yaitu jalan meliuk di atas bukit gersang. Sedangkan sang surya sedang terik,Mega dan rombongan konsisten turun dari kendaraan beroda empat untuk berfoto sebab panorama Tizi Atlas terlalu sayang untuk dilewatkan.

Sesudah makan siang, Mega sempat singgah di desa Ait Benhaddou yang membuatnya merasa sedang berada di planet lain. “Ini (Ait Benhaddou-red) itu nggak kayak di bumi, tetapi kayak di Mars,” ungkapnya. Perjalanan menuju Gurun Sahara dipotong dengan menginap semalam di Ouarzazate sebelum melanjutkan perjalanan keesokan harinya. Hari kedua menuju Sahara malah tak keok mengasyikan. Perjalanan mereka via Gorges du  Toudra, jalan yang membelah tebing batu yang sungguh-sungguh tinggi.

Disambut Unta dan Surya Karam
Sesudah mencapai perjalanan jauh dari Marrakech, Mega dan kawan-kawannya mesti melanjutkan perjalanan naik unta untuk hingga ke lokasi tenda mereka. Mega mengakui jikalau unta yaitu transportasi yang paling tak nyaman selama dia berwisata di Maroko.

Sebab ini pertama kalinya naik unta jadi gue nggak tahu jikalau naik unta itu tinggi dan bumpy banget. Jangankan berfoto ketika di atas unta, duduk aja sulit untuk mencari posisi nyaman,” cerita Mega sambil mengakak. Setibanya di daerah tenda, dia disambut panorama sang surya karam di antara gundukan-gundukan pasir Gurun Sahara. Panorama yang bisa membayar ketidaknyamanannya dikala naik unta.

Bermalam di Tengah Gurun Pasir

Titik tenda yang menjadi daerah bermalam Mega di Gurun Sahara yaitu Erg Chebbi. “Kita ambil 3D2N untuk tur Sahara ini. Melainkan menginap di gurunnya cuma 1 hari sebab sisanya digunakan untuk perjalanan menuju sana dengan stop di daerah-daerah menarik di sepanjang jalan seperti Tizi Atlas, Ait Benhaddo dan Gorges du Todra,”. Bagi Mega, Erg Chebbi yaitu daerah menginap yang cukup relatif murah apalagi cuma untuk satu malam. Di sana terdapat kemah-kemah putih besar berisi dua daerah tidur untuk dua orang dan kemah-kemah kecil yang sering kali dibawa para pendaki gunung.

Pineus Tilu Riverside: Camping Pinggir Sungai yang Dijamin Asik!

Kesibukan camping yakni hal yang paling menyenangkan untuk dilaksanakan. Apalagi bila dilaksanakan bersama sahabat maupun keluarga.

Salah satu daerah camping yang dapat kau coba yakni Pineus Tilu Riverside yang terletak di Pangalengan, Bandung.

Pineus Tilu Riverside ini adalah sebuah daerah camping pinggir sungai. Suasana yang ditawarkan demikian itu asri dan adem. Ditambah panorama sungai yang mengalir membikin siapa saja betah berlama-lama di sini.

Ada banyak fasilitas yang disediakan di Pineus Tilu Riverside mulai dari bantal, kantong tidur, sampai alat masak. Tidak perlu takut kedinginan, daerah ini juga menyediakan fasilitas kamar mandi dilengkapi dengan air panas.

Sebab berada di pinggir sungai, jangan cemas bila terjadi hujan yang berkepanjangan. Pasalnya, sumber air dari aliran sungai hal yang demikian, debitnya dikuasai dengan bagus, sehingga air relatif stabil.

“Ada ‘range’ atau skala tertentu untuk mengontrol debit airnya ini dari pintu Outflow nya Gaes. Apabila terlalu besar dapat dikecilkan apabila terlalu kecil dapat dibesarkan.

Makanya cenderung stabil terus Gaes, ujar admin Instagram @pineustilu dalam keterangan tertulisnya.

Ada sebagian keunikan yang dimiliki sungai Pineus Tilu Riverside. Pertama, panorama tepi sungai yang menawan dan masih amat natural.

Kedua, menjelang titik-titik hutan termasuk Hutan Pinus Rahong. Terakhir, lebar penampang sungai yang tak terlalu besar, sehingga kian dekat dengan panorama alam di kanan-kiri sungainya.

Untuk harga menginap di sini, kau sepatutnya siapkan uang mulai dari Rp500 ribu sampai Rp650 ribu saja, satu kemah dapat diisi dengan 4-6 orang. Harga hal yang demikian telah termasuk seluruh fasilitas yang ada disertai sarapan.

Pineus Tilu Riverside ini berada di Wilayah Hutan Pinus Rahong Pulosari, Kec. Pangalengan, Bandung.***

Camping Dan Glamping

Camping yang sudah menjadi identitas golongan kepanduan dan kepencinta-alaman, akhir-akhir ini ini, tengah menjadi isu terhangat baru dalam dunia pariwisata yang digemari oleh masyarakat lintas pengajaran, lintas strata ekonomi dan sosial malah lintas kelembagaan.

Isu camping dalam dunia pariwisata itu terjadi sebab kejenuhan pasar atas pariwisata massal yang beralih pada liburan atensi khusus dengan menekankan aspek penghayatan dan penghargaan lebih kepada aspek kelestarian alam, lingkungan dan kebiasaan (enviromentally and cultural sensitives), didorong secara ekologis, sesuai secara ekonomi, adil secara moral dan sosial.

Camping Dan Glamping

Secara bahasa pengertian Camping yaitu kesibukan yang dilaksanakan di alam terbuka, gunung dan atau pegunungan, hutan dengan kemah sebagai daerah tinggal sementara. Kesibukan camping mempunyai keterkaitan yang erat dengan kepanduan, kepencinta-alaman dan atau guna pemenuhan akan ruang tinggal sementara bagi beberapa atau golongan orang yang sedang melaksanakan perjalanan (baca : hiking atau trekking) kewilayah tertentu yang tak banyak dihuni oleh kelompok sosial manusia dan dengan tujuan khusus seperti penelitian di pedalaman hutan, ekspedisi puncak-puncak gunung, penggalian arkeolog, dls.

Daerah Camping dan Glamping


Beralihnya popularitas pasar pariwisata massal ke liburan atensi khusus sudah menjadi kans para organisator dan organisator pariwisata untuk membangun daerah camping dengan dengan konsep dan pendekatan yang beraneka, keberagaman konsep akan melahirkan ceruk pasar yang berbeda-beda antara satu daerah camping dengan daerah camping lainnya.

Penulis menduga terdapat empat karakter bumi perkemahan yang ada di Jawa Barat, perbedaan ini sudah menyusun ceruk pasar pelancong yang berbeda pada tiap karakternya, sebab fasilitas buatan dan kekuatan dukung lingkungan akan memberi pengaruh kekuatan kunjung pelancong untuk berkemah di sebuah camping ground, keempat karakter ini yaitu :

Family camp ; sebagaian besar camping ground yang mengakomodir karakter pelancong dari golongan keluarga mempunyai tingkat kenyamanan, kemanan dan peralatan fasilitas alam ataupun buatan yang cukup bagus untuk keperluan keluarga dikala berkemah, salah satu lainnya yang menjadi pertimbangan bagi golongan pekemping keluarga yaitu keberagaman venue yang ada dalam wilayah camping ground.

Mandiri camp ; yaitu mereka yang menciptakan daerah camping sebagai daerah bersantai dan berpetualang dialam bebas. Sebagain besar dari golongan ini diwakili oleh kaum muda dan golongan pendaki gunung yang tak semacam itu memandang kenyamanan dan fasilitas daerah berkemah, yang khususnya adanya fasilitas dasar untuk camping. Beberapa banyak daerah berkemah golongan camping mandiri berada di wilayah Taman Nasional dan puncak-puncak gunung dikala melaksanakan pendakian.

Camping golongan ; yaitu camping ground yang bisa menfasilitasi kesibukan gathering perusahaan, outbound, outing perusahasan, dan sebagiannya lagi bisa menfasilitas acara-acara kampus, pelatihan dan pengembangan SDM, dan lainnya. Camping ground yang bisa memenuhi pekemping dalam satuan golongan ini yaitu suatu daerah berkemah yang mempunyai fasilitas dasar sebagai camping ground dan fasilitas penyokong kesibukan seperti auditorium, barak, ruang kepanitian, dan fasilitas kesibukan, serta lainnya.

Glamping ; daerah glamping tak dikatogerikan sebagai bumi perkemahan sedangkan terdapat kata “camping” setelelah kata “glamorous“. Pelancong yang datang ke daerah glamping tak ubahnya seperti masuk ke sebuah resort atau hotel, dimana daerah glamping fungsinya cuma sebagai daerah menginap dikala bepergian. Hal ini bisa diperhatikan pada perusahasan penyedia daerah glamping yang dianggap sebagai resesntatif dari pakem Glamping di Jawa Barat adalah Highland Resort dengan konsep Mongolian tent yang menjadi kebiasaan masyarakat yang hidup nomaden pada perbatasan antara Rusia dan China

 

MEMILIH TAPAK PERKHEMAHAN

1. SUMBER ASAS
Untuk memilih wilayah maupun tapak perkhemahan yang bagus, perkara yang paling utama untuk diambil kaprah adalah sumber alam semulajadi terutama punca air. Punca air yakni penting untuk kita memasak, minum, membersihkan diri dan sebagainya. Melainkan demikian itu anda DILARANG berkhemah terlalu dekat dengan sungai dikawasan hulu atau berbukit. sekiranya hujan dikawasan ini, terutama di sebalah hulu, paras air akan tiba-tiba naik dengan pesat.

2. BENTUK MUKA BUMI
Format muka bumi yang layak yakni tanah rata dan kering. Kedudukan tanah hal yang demikian haruslah tinggi sedikit ketimbang wilayah disekitarnya untuk mengelakkan air bertakung / banjir saat hujan lebat. Permukaan tanah juga wajib tak berbatu-batu kerana dia tak menyelesakan saat tidur. Tambahan pula, dia boleh merosakkan alas khemah anda.

TIDAK digalakkan untuk mendirikan khemah di bawah pokok yang besar maupun yang telah tua. Kerana dikhuatiri dahan yang besar dari pokok hal yang demikian akan menghempap khemah anda. Anda juga semestinya menetapkan bahawa tapak perkhemahan anda jauh dari semak dan belukar kerana wilayah semacam ini yaitu daerah sarang serangga maupun hewan merayap seperti ular, kala jengking dan lipan. Bukan itu sahaja, tunas lalang yang tajam boleh mengoyakkan khemah.

Melainkan anda juga diingatkan agar tak mencari wilayah yang terlalu lapang, sekurangnya tak jauh dari daerah anda memiliki pokok atau bukit untuk mengelakkan ancaman angin. Anda juga dilarang untuk mendirikan khemah yang terlalu dekat dengan kaki bukit kerana bahaya tanah roboh.

3. PERHUBUNGAN
Wilayah yang anda pilih sekurang-kurangnya memiliki metode untuk berhubung dengan orang diluar wilayah perkhemahan hal yang demikian seperti jalan raya, telefon biasa, balai polis, rumah penduduk kampung dan sebagainya. Jikalau untuk mempermudah anda menerima bantuan seketika sekiranya perlu. Panorama anda mengerjakan aktiviti ini dikawasan yang terpencil atau jauh kedalam hutan, pastikan anda berhampiran dengan tanah lapang dan tinggi agar kedudukan anda gampang dikesan dari udara.

4. SINAR MATAHARI
Kedudukan anda wajib memperoleh cahaya sang surya disebelah pagi untuk tujuan mengeringkan udara lembap dalam khemah dan juga mengeringkan baju dan perlengkapan yang berair. yang menawan juga tak kurang pentingnya kerana dia bisa memberikan ketenangan terhadap kita serta perkhemahan kita menjadi lebih seronok.

5. DENAI BINATANG
Jangan sekali-kali mendirikan khemah dikawasan denai hewan. Kerana dikhuatiri khemah anda akan menjadi mangsa rempuhan hewan yang mengaplikasikan denai hal yang demikian.

Asyiknya Berkemah Di Dalam Rumah

Anda pasti pernah bermain rumah-rumahan sewaktu kecil. Berbekal daya pikir, kemah simpel dari selimut dan bantal bahkan serasa istana yang aman dan nyaman.

Seiring waktu, mungkin Anda telah melupakannya. Tapi tidak ada salahnya, adakalanya menghidupkan nostalgia masa kecil ini.

Paling tak, kelakuan lama ini akan menolong Anda rihat sebentar dari penatnya profesi dan rutinitas. Lebih dari itu, “benteng” dari selimut dan seprei juga dapat memberikan perasaan hangat, nyaman, dan terlindungi. Jadi, meskipun menonjol kekanak-kanakan, melainkan secara psikis juga menyehatkan.

Untuk mengawali dan memainkannya, hakekatnya tidak perlu tutorial atau manual apa-apa. Anda tinggal mencontoh daya pikir sendiri dan berkreasi sesukanya. Namun mungkin, sebagian inspirasi berikut dapat memberi Anda ide dan memancing daya pikir Anda bersemi.

Tapi jangan lupa, bukan cuma ibu rumah tangga dan kepala keluarga yang merasa tertekan, si kecil-si kecil juga. Mereka mahluk sosial yang memerlukan interaksi dengan sahabat-sahabatnya. Justru aneh kalau si kecil-si kecil membisu saja, pasif dan tak melancarkan protes.

Bagaimana kalau mengisi kewajiban #dirumahsaja dengan kesibukan bersama member keluarga lain? Dirangkum dari pelbagai sumber, berikut ini 5 inspirasi kegiatan mengasyikan yang dapat dikerjakan di dalam rumah.

Jangan lupa lakukan rembuk keluarga:

Jelaskan bahwa berakhir melaksanakan tugas sekolah, mereka dapat melaksanakan kesibukan mengasyikan. Tujuannya supaya mereka gigih menuntaskan tugas yang lazimnya enggan-ogahan.
Buat daftar kesibukan mengasyikan yang dapat dikerjakan, dan biarkan mereka memilih. Mempercayai si kecil membikin opsi membikin si kecil mengenal konsekuensi tiap-tiap opsi.
Geser sebagian furnitur dan buat ruangan luas. Dapat di ruang tengah, ruang tetamu atau ruang makan. Hati-si kecil akan merasa excited banget, dan terdorong seketika menuntaskan tugas sekolahnya.
Buat perjanjian dengan member keluarga mengenai perapihan paska kesibukan bareng. Contohnya ayah patut menyapu, adik buang sampah, kakak dan ibu mencuci perlengkapan rumah yang kumal.

1. Pakai Duduk Makan Sebagai Pilar

Siapkan dua buah tempat duduk makan, sejumlah selimut atau seprei, serta setumpukan buku. Anda bisa mengaplikasikan kedua tempat duduk makan itu untuk mendorong atap kemah nantinya. Agar keduanya tidak terjungkal dan menimpa kepala pengaruh muatan selimut, taruh saja tumpukan buku sebagai pemberat.

Bagi Anda yang menyenangi baca, nyalakan senter sebagai penerang dan bacalah buku fiksi kesukaan. Naungan selimut akan menolong memutus Anda dari realitas dan menghidupkan daya pikir ke dunia dongeng yang tengah Anda selami.

2. Pakai Tiang Kemah sebagai Kerangka

Anda juga dapat mendirikan kemah kecil di dalam rumah. Selimut hangat dan bantal lembut akan membikin rileks punggung Anda. Seketika matikan segala penerangan di dalam rumah, sisakan satu sinar senter di dalam kemah. Segera Anda seolah terbawa ke daerah yang jauh dan hening. Yang perlu Anda kerjakan cuma bersantai, rihatkan badan, dan tenangkan pikiran.

Mengenal Apa Itu Camping

Berbincang-bincang soal daerah camping yang mengasyikan dan populer di beragam negara, kita mungkin akan teringat dengan deretan gunung di dunia yang jadi unggulan pendaki. Membayangkan, bagaimana rasanya kalau dapat menginjakkan kaki di gunung itu, dan berkemah di sana. Gunung memang menjadi salah satu destinasi terbaik bagi pecinta aktivitas outdoor. Mulai dari hiking, trekking, mountain climbing, sampai camping.

Melainkan sebelum membahas lebih lanjut perihal daerah camping paling mengasyikan di beragam negara, ada hal penting perihal gunung yang perlu kita kenal. Kecuali Natal dan Tahun Baru, di bulan Desember kita juga memperingati International Mountain Day. Peringatan International Mountain Day ini disepakati oleh Food Agriculture Organization (FAO) di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Penasaran, bagaimana sejarah International Mountain Day? Just keep scrolling!

Peringatan International Mountain Day atau Hari Gunung Internasional bermula pada 1992 silam. Pada ketika itu, konferensi PBB perihal “Lingkungan dan Pembangunan” meramalkan proses rencana berhubungan “Mengelola Ekosistem yang Rapuh: Pembangunan Gunung yang Berkelanjutan”. Kemudian pada tanggal 11 Desember 2001, PBB menciptakan tahun 2002 sebagai International Year of Mountains untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pegunungan. Peringatan ini sudah disahkan di markas PBB New York, Amerika.

Pada tanggal 20 Desember 2002, FAO di bawah PBB mempertimbangkan tanggal 11 Desember sebagai International Mountain Day. Kemudian pada 2003, peringatan hal yang demikian dirayakan untuk pertama kalinya. Tujuan dari peringatan International Mountain Day yaitu untuk menunjang kelompok sosial internasional supaya menyokong pembangunan gunung secara berkelanjutan. Di sisi lain, peringatan ini juga digelar untuk menunjang pemerintah agar mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sanggup meringankan kehidupan keras masyarakat di pegunungan.

Perlu dikenal, bahwa iklim global yang meningkat menyebabkan perubahan yang besar bagi kehidupan di sekitar gunung. Meski, gunung sudah menjadi rumah bagi 15% populasi dunia yang menampung sekitar separuh biodiversitas dunia. Dan semua kehidupan di dunia memerlukan sumber air, kekuatan, sampai pangan dari gunung. Dikala iklim global terus meningkat, karenanya masyarakat pegunungan akan menghadapi pengorbanan besar untuk bertahan hidup. Gletser gunung yang mencair dalam tingkat rawan akan memengaruhi pasokan air bagi jutaan manusia. Dan tentunya, kehidupan yang bertumpu pada gunung mengalami ancaman besar.